Love = Waiting 4 a Bus

Cinta itu sama seperti orang yang sedang menunggu bis

Sebuah bis datang, dan kamu bilang. “wah..terlalu sumpek, bakalan gak bisa duduk nyaman nih!! Aku tunggu bis berikutnya aja deh..”  

Kemudian bis berikutnya datang, Kamu melihatnya dan berkata

 “aduh bisnya kurang asik nih, gk bagus lagi.. gk mau agh..”  

 Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat,

Tapi seakan -akan dia tidak melihatmu dan berlalu begitu saja..  

Bis keempat berhenti didepan kamu, Bis itu kosong, cukup bagus,

tapi kamu bilang, “gak ada AC nih, bisa kepanasan aku”

Maka kamu membiarkan bis keempat itu pergi..  

Waktu terus berlalu, Dan kamu mulai sadar bahwa kamu mulai terlambat pergi ke tempat tujuan  

Ketika bis kelima datang, Kamu udah gak sabar, Kamu langsung melompat masuk kedalamnya, Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bus Bus tersebut tujuannya bukan yang kamu tuju Dan kamu baru sadar telah menyiakan waktumu sekian lama  

Moral dari cerita ini:

Sering kali seseorang menunggu orang -orang yang benar benar “ideal” Untuk menjadi pasangan hidupnya,

Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi keidealan kita Dan kamu pun sekali kali tidak akan pernah bisa menjadi 100% sesuai dengan keinginan dia,

tidak ada salahnya memiliki persyaratan untuk calon tapi tidak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti didepan kita, tentunya sesuai dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju.  

Apa bila ternyata tidak cocok, apa boleh buat. Tapi kamu masih bisa teriak “kiri” dan keluar dengan sopan,

Maka memberi kesempatan pada yang berhenti didepanmu, Semua bergantng kepada keputusanmu.

Daripada kita harus berjalan kaki sendiri menuju tujuan Dalam arti menjalani hidup ini tanpa ada kehadiran orang yang dikasihi.  

Cerita ini juga berarti, Kalau kamu kebetulan menemukan bis yang kosong, Kamu sukai dan bisa kamu percayai, Dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu,

Kamu dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis tersebut didepanmu, Agar dia dapat memberi kesempatan kepadamu untuk masuk kedalamnya,

Karena menemukan yang seperti itu Adalah suatu berkah yang sangat berharga dan sangat berarti Bagi mu sendiri dan bagi dia.

~ oleh deqmput pada 24 Januari 2009.

3 Tanggapan to “Love = Waiting 4 a Bus”

  1. duh mput,…
    aku jarang naik bis,
    sering naek sepeda motor sih,
    hehehehe

    *ngekeh mode on*

  2. tapi seandainya org yang sma2 saling syang gmna donk,,,

  3. Apabila kamu benar2 mencintai seseorang,jangan lepaskan dia..
    jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu benar2 mencintai MELAINKAN…BERJUANGLAH demi cintamu
    sy stuju dngan kesimpulan “Kalau kamu kebetulan menemukan bis yang kosong, Kamu sukai dan bisa kamu percayai, Dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu,

    Kamu dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis tersebut didepanmu, Agar dia dapat memberi kesempatan kepadamu untuk masuk kedalamnya”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: